Announcement

Collapse
No announcement yet.

Tips & Tricks Bawa Burung dengan Kendaraan.

Collapse
This is a sticky topic.
X
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Tips & Tricks Bawa Burung dengan Kendaraan.

    Sebagai kelanjutan thread "Raja Timur ........ ", saya buka thread ini dengan tujuan agar teman-teman sharing hal-hal penting apa yang harus diperhatikan saat membawa burung dengan kendaraan saat ke latber/lomba.

    Saya coba memulainya, silahkan teman-teman menambahkan pengalaman masing-masing .

    Beberapa hal yang harus diperhatikan saat membawa burung dengan kendaraan (saya batasi dengan kendaraan mobil dulu ya ) :
    1). Untuk kandang bulat pastikan dua kaki di depan, satu di belakang.
    Tujuannya agar saat mobil direm atau belok, kandang tidak mudah terbalik.
    2). Pastikan tangkringan tegak lurus terhadap arah jalannya mobil, supaya
    burung dapat dengan mudah mengcengkram tangkringan dan mengikuti
    gerakan mobil.
    3). Pastikan kerodong yang digunakan tidak memiliki bagian/benang yang
    terurai, sehingga tidak ada resiko burung terlibat/terbelit benang tsb
    selama dalam perjalanan.
    4). Ikat dengan tali bagian atas kandang dan ikatkan pada bangku mobil agar
    kandang tidak mudah terguling.
    5). Jika jarak yang ditempuh jauh, ada baiknya gunakan karpet di atas jeriji
    kandang, sehingga burung tidak kontak dengan jeriji kandang bagian
    bawah. Tujuannya adalah mengurangi kemungkinan kaki burung
    tersangkut pada jeriji bagian bawah. Ini berkaca pada kecelakaan yang
    dialami oleh AM milik saudara Paulus (Bandung) - Stink yang mengalami
    patah kaki saat lomba ke luar kota, karena tersangkut pada bagian bawah
    kandang.
    6). Jangan pasang AC pada posisi maksimal, karena kalau terlalu dingin bisa
    mempengaruhi kondisi/kesehatan si burung.
    7). Jika mampir untuk makan/istirahat, sedapat mungkin burung dibawa turun.
    Kalau tidak bisa, biarkan jendela kaca bagian atas terbuka 2-3 cm;
    terutama pada saat terik matahari di siang hari.
    8). Sebaiknya jangan nyalakan kaset atau radio, apalagi keras2, kecuali
    memang adatnya (si burung) memang justru suka ada musik. Beberapa
    jenis burung, seperti AK, CI dan MB serta pentet mungkin malah suka jika
    diputarin musik. Tapi jika mentalnya belum baik dan musiknya diputar
    keras2, ada kemungkinan malah stress burungnya.

    Demikian sharing dari saya dan monggo ditambahkan dengan pengalaman teman-teman yang lain.


    salam KM,



    budi armyn

  • #2
    Tambahan saja, jika cuma membawa 1 burung taruh di lantai(belakang penumpang depan) dan jok depan kiri digeser maju sampai posisi sangkar bisa duduk dg pas. Dengan cara ini juga posisi sangkar bisa dijepit dengan jok.
    Selamat mencoba.

    Comment


    • #3
      semuanya sih saya setuju tp klau masalah muterin musik sih malah buat burung tambah tenang tp jangan keras-keras dan alas pada mobil harus empuk dan jg lupa lampu dalam mobil dinyalakan biar burung agak tenang
      :D: Kontes JURDIL Idamanku :D:

      Comment


      • #4
        daripada nyalain musik,, nyalain aja BW,,, tung tung tung tung...tung,,,,

        kalo cuma bawa 1 sangkar AM, bisa taro di jok penumpang depan pake seatbelt... beres,,,,, kayak bawa perkutut hehehe

        sebisa mungkin tetap Kerodong DOBEL....biar burung agak tenang
        http://cinta.kaskusradio.com/bigpaop...ini_nyanyi.gif

        Comment


        • #5
          Om Budi,boleh nih bahasan nya.

          perlu juga ditambahkan sharing dari teman teman untuk membawa burung bukan saat lomba saja ,tetapi sedang perjalanan ke luar kota terus dijalan/rumah penduduk ada momongan yang menarik & bisa dipinang karena
          ok harga & ok kwalitas.


          Salam,

          David Santoso

          Comment


          • #6
            nambahin om kalo pakai roda dua:
            1. pastikan kerodong tertutup rapat, jangan sampai hembusan angin masuk.
            2. jangan sampai menyentuh kendaraan, agar getaran kendaraan tidak sampai ke sangkar.

            biasanya aku begitu, maklum belum punya roda 4..

            kalo salah dikoreksi ya om

            Comment


            • #7
              Nice Share Om Budi.... sekedar nambahin sedikit..
              1. apabila memang harus membuka tempat duduk, diusahakan agar tempat duduk bagian tengah yang di buka..dikarenakan burung akan lebih nyaman bila ditempatkan di tengah daripada dibelakang...karena bila ditempatkan dibagian belakang akan mengalami goncangan lebih keras dibanding ditengah..hal ini disebabkan goncangan berasal dari ban mobil bagian belakang.

              2. apabila melakukan perjalanan cukup jauh dan siang akan berganti malam, lebih baik agar kita beristirahat terlebih dahulu dan melanjutkan perjalanan keesokan harinya...

              3. apabila kendaraan kita tidak dilengkapi dengan AC... disarankan agar menyemprot bagian atas kerodong setiap 1 sampai 2 jam sekali, supaya burung tidak kepanasan dalam menempuh perjalanan jarak jauh...

              maaf kalau ada yang salah...
              sigpic
              aNtOn tEgAl

              Comment


              • #8
                Info-nya bagus2 om,nambahin dikit:
                Kalo bisa gunakan kerodong yang gelap, pas ama ukuran kandang (ngepress) dan tidak tembus cahaya, supaya brg tenang didalam kandang dan tidak "gerabakan". Maaf kl ada yg salah.

                Comment


                • #9
                  Untuk Perjalanan melakukan Pesawat Terbang :

                  Kandang bulat selalu Gunakan Kardus Kotak Diameter 40 x 40 x 30 ....Masukan kandang kedalam kardus ....Ingat hanya Bagian Bawah Saja . Funsinya supaya Kandang tidak mudah jatuh / terbalik serta melindungi bagian Bulat bawah kandang yang full ukiran.

                  Kandang Kotak mengunaka Kardus sesuai Ukuran Dan Usahakan Kardus Menutupi Setengah Bagian Pintu (ini mencegah petugas airport yg iseng)

                  Gunakan Tempat minum Yg Bulat dan menjepit diantara jeruji agar tidak mudah lepas
                  http://catatanjelajahnusantara.blogspot.com/

                  Comment


                  • #10
                    Nice thread !!!!

                    Thanks buanggget nih.
                    Karena kemarin aku kejadian sewaktu mau lomba di Bulog Tambun (Poles). Nih AM merah dari rumah sudah ngotot (teler terus), di perjalanan selama 30 menit sampai 2 kali teler. Dinyalakan tape keras-keras (musik pop barat) malah bikin teler.

                    Olah TKP (Prediksi)
                    Sampai di TKP dan parkir mobil saja masih ngemplong. Trus turunin kandang meskipun perlahan, Br sempat kaget dan lompatannya seperti burung giras (tidak jinak) padahal masih dalam kerudung gelap (harian). Kemudian Br di bawa ke lapangan dan anehnya menjadi tidak bunyi lagi meskipun mendengar bunyi burung sejenis. Biasanya minimal dibalas ngemplong.

                    Ta intip, walah kaki kirinya diangkat terus
                    Akhirnya pulang deh nga jadi juara lagi deh.

                    Kesimpulannya dari informasi ini, tampaknya saya harus pakai alas (karpet) empuk untuk menutup jeruji bagian bawah.

                    Thanks sekali lagi, akan saya coba praktekan OM

                    Comment


                    • #11
                      sebaiknya memang memakai karpet... atau karpet tatakan di pindahkan di atas jeruji.. untuk menghindari kaki terjepit atau keseleo ketika burung panik gerapakan.
                      "Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!"

                      Comment


                      • #12
                        sharing yang mantap Om, semoga berguna bagi KMers ...

                        Salam KM, Arek Pacitan
                        Aslih 0857-1059-4369 / 021-99502272 /021-6325051

                        Comment


                        • #13
                          Satu lagi nich yg sering kita lupa ........

                          Pakailah Kerodong yang rapet dan berbahan katun jangan berbahan seperti karet karna pd saat burung kaget dan nempel jeruji .....bisa2 kukunya nyangkut dikain..jadinya bahaya dech
                          http://catatanjelajahnusantara.blogspot.com/

                          Comment


                          • #14
                            wah tambah ilmu lagi nich om BA...thanks bgt share nya...he he he
                            sigpic Fighter Like Tigers and Win Like Champions

                            Comment


                            • #15
                              bawa burung ke arena lomba

                              apa yang disampaikan mas Budi armyn memang benar. tetapi saya ingin menambahkan sedikit saja. setelah burung sampai di tempat tujuan. sebaiknya jangan langsung diturunkan atau dibuka kerodongnya. tunggu terlebih dahulu sekitar 5 - 10 menit didalam mobil dgn pintu terbuka. biar burung yang tadinya montang manting di jalan bisa relex sebentar sebelum di bawa ke arena lomba. biar si burung tidak giras terus. terimakasih. semoga bermanfaat.

                              Comment

                              Working...
                              X