Announcement

Collapse
No announcement yet.

Tips Keselamatan dan Keamanan BR

Collapse
This is a sticky topic.
X
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • BAGUS SUDARWONO
    started a topic Tips Keselamatan dan Keamanan BR

    Tips Keselamatan dan Keamanan BR

    Dear BRmania,pernahkah rekan rekan mendengar atau melihat tentang BR yg jari kakinya patah,sayapnya luka,matanya rabun,atau bahkan BR yg mati secara tragis ? Berikut beberapa tips terkait keselamatan dan keamanan yang coba saya rangkum kopi paste dari web kita tercinta ;
    A. Sangkar
    -Pilihlah sangkar dengan bahan ruji terbuat dari bambu dengan jarak ruji tidak terlalu longgar (jangan sampai kepala BR bisa melewati ruji).Jarak ruji yang terlalu longgar bisa berakibat leher tercekik sehingga BR tewas mengenaskan.
    -Pilihlah sangkar dengan diameter minimal 1,5 X rentang sayap. Hal ini dimaksudkan supaya pada saat burung mengepakkan sayap, tidak ada bagian tubuhnya yang terluka. Jika rentang sayap 25 cm misalnya, maka diameter sangkar yang ideal minimal 37 cm. Tentu saja tidak perlu menangkap dan mengukur BR kesayangan untuk mengetahui rentang sayapnya, cukup dikira kira saja.
    -Pastikan keseluruhan ruji sangkar telah diraut dan diamplas dengan baik sehingga tidak akan melukai terlebih jika BR anda masih giras/nglabrak.
    -Pilih sangkar dengan alas/tebok terbuat dari tripleks tebal/kayu.Hal ini penting karena dasar sangkar akan terbebani dengan bubukan bata serta sebagai penyangga berat saat kita hendak menggantang/menurunkan sangkar.
    -Periksa secara berkala kawat atau plat logam pengait alas sangkar apakah masih berfungsi dengan baik dan selalu pada posisi yang tepat. Beberapa kejadian BR lepas dari sangkar diakibatkan “tebok” *jatuh karena ambrol maupun disebabkan pengaitnya lepas.
    - Pastikan cat/pewarna serta material yang digunakan dalam pembuatan maupun selama proses finishing tidak mengandung bahan beracun (non toxid materials).

    B.Interior/Aksesoris
    -Pakai cepuk pakan/minum/EF dengan model menggelembung supaya BR mudah dan nyaman saat bertengger.Jangan memakai cepuk yang bagian atasnya bisa dibuka/dilepas.Selain tajam dan beresiko melukai kaki,cepuk yang sudah dilepas tutup bagian atasnya juga tidak nyaman untuk berpijak.Sebaiknya,antara cepuk pakan dan minum/EF diberi tenggeran kecil dari batu apung sehingga BR akan bertengger di batu apung bukan langsung di tepi cepuk.
    -Gunakan tenggeran dari bahan batu apung dengan bentuk bundar, oval, atau persegi dengan sudut tumpul, atau bentuk asli (alami) dari batu apung tersebut dengan diameter antara 6,5 cm – 9 cm.Ratakan bagian atasnya supaya datar dan pastikan tidak tajam/kasar yang bisa melukai kaki branjangan. Permukaan tenggeran tidak boleh terlalu halus dan licin.Tenggeran yang terlalu berongga juga berbahaya karena kuku/jari BR bisa masuk dan terjepit sehingga saat BR hendak terbang,anda bisa membayangkan apa yang terjadi.
    - Gunakan bubukan bata yang sudah disaring halus (kira-kira sehalus kopi bubuk) ke dalam dasar sangkar dengan ketebalan 1 cm -1,5 cm. Alternatif yang bisa digunakan sebagai bubukan alas sangkar adalah tanah liat (diambil di sawah) yang kering dan ditumbuk serta diayak halus, pasir laut, pasir bangunan, *atau kombinasi dari beberapa bahan tersebut.Pastikan tidak ada benda yang berbahaya yang tercampur didalamnya. (pecahan kaca,potongan logam/kawat).
    - Berilah grease (minyak, gemuk) pada pangkal besi pengait supaya sangkar aman dari gangguan semut.

    C. Rawatan/Eksternal
    - Jika BR anda baru,sebaiknya lakukan penjemuran secara bertahap atau ikuti pola rawatan&penjemuran pemilik sebelumnya.Penjemuran yang berlebihan pada BR yang tidak terbiasa dijemur kuat akan berakibat pada kematian.
    - Berilah jeda waktu yang cukup apabila hendak menjemur BR supaya penglihatan BR beradaptasi dengan intensitas cahaya yang masuk matanya baik saat buka krodong hendak dijemur,atau sebaliknya.
    - Jangan menjemur BR yang sedang mabung,sakit,atau dalam kondisi tidak fit. BR dengan kondisi spt ini cukup dianginkan dan dihangatkan sebentar saat mengganti pakan minum&EF untuk selanjutnya digantang ditempat teduh/tenang/dikerodong.
    -Biasakan mengerodong pada malam hari supaya BR terbebas dari ganguan nyamuk, serangga pengganggu, angin/hawa dingin, sehingga burung bisa beristirahat dengan nyaman dan kemudian segar bugar bernyanyi riang keesokan harinya. Pakai dan pilihlah krodong yang sesuai dengan ukuran sangkar.
    -Gantang sangkar di tempat yang aman dari gangguan dan jangkauan tikus maupun hewan predator,dan tentu saja tangan tangan jahil.
    - Sakit yang lazim pada BR biasanya adalah diare,berak kapur,infeksi pernafasan,bulu mengembang/ngantuk,kehilangan nafsu makan,serta kurus kering.Sediakan selalu antibiotik sehingga pertolongan pertama dapat segera diberikan apabila ada tanda tanda sakit.

    Dah dulu ah,sudah ngantuk besok musti nguli pagi pagi benar,ayo silahkan rekan rekan menambahkan.
    Semoga bermanfaat.



    Salam,
    Last edited by fauzan_zhd; 31 October 2010, 11:20 AM. Reason: pake spasi, biar enak di baca

  • wing2010
    replied
    virus BR menjamur... dl padahal ga penah melihara sama sekali,gara2 di PB banyak bakalan jd kepincut melihara.3 ekor 100k,lumayan udah mulai ngeriwik2 tp masih malu2.

    Leave a comment:


  • jauhar
    replied
    sharing yg bermanfaat
    Thx

    Leave a comment:


  • tototr
    replied
    wah nambah ilmu lagi, om bagus emang oye...

    Leave a comment:


  • Langen_Gading
    replied
    ngikut masternya aja dah

    Leave a comment:


  • OCAnd
    replied
    Originally posted by alex_koday View Post
    oom, mau tanya, kebetulan sy dapet branjangan wates masi muda dan masi giras, kata yg punya gak usah di krodong full biar jinak dilewati orang terus, gimana sarannya?
    makasih sebelumnya
    ==========================
    Om Alex,

    Baiknya bikin thread baru saja utk permasalahannya.

    Saran saya, buka2 lagi sticky thread yang ada di forum BR. Baca-baca saja posting-postingan teman-teman dimasa lalu.
    Mestinya sudah lebih dari cukup utk mengatasi masalah BR punya Om dirumah.

    Selamat menikmati "awet"-nya si BRanjee.
    Awet bunyi, kalau dah gacor
    Awet gacor, kalau dah birahi
    Awet ngleper, kalau dah gacor & birahi
    Awet hovering, kalau dah bisa ngleper
    Awet diem, kalau stress
    Awet stress, kalau kalah tua & kalah power
    Awet giras, kalau dikasari
    Inilah misteri BRanjee.

    Leave a comment:


  • Sandy TS
    replied
    Originally posted by Iwan Dwi View Post
    1 lagi tips ya om..." jgn lupa secangkir kopi di pagi hari buat ndengerin suara merdunya BR "

    rasain deh ganasnya Virus BR....
    Waaah mantabz Om Bagus infonya...thx A Lot..

    mkLum NuBie neh..yg ke influence Virus BR..


    kopi..kopi..sambil dengerin BR mbaor2...

    Bump:
    Originally posted by Iwan Dwi View Post
    1 lagi tips ya om..." jgn lupa secangkir kopi di pagi hari buat ndengerin suara merdunya BR "

    rasain deh ganasnya Virus BR....
    Waaah mantabz Om Bagus infonya...thx A Lot..

    mkLum NuBie neh..yg ke influence Virus BR..


    kopi..kopi..sambil dengerin BR mbaor2...

    Leave a comment:


  • Iwan Dwi
    replied
    1 lagi tips ya om..." jgn lupa secangkir kopi di pagi hari buat ndengerin suara merdunya BR "

    rasain deh ganasnya Virus BR....

    Leave a comment:


  • alex_koday
    replied
    oom, mau tanya, kebetulan sy dapet branjangan wates masi muda dan masi giras, kata yg punya gak usah di krodong full biar jinak dilewati orang terus, gimana sarannya?

    makasih sebelumnya

    Leave a comment:


  • SOL-KLW
    replied
    Bagus...Bagus...Bagus...

    Leave a comment:


  • Bonang
    replied
    Buat sy yg pemula...sungguh sangat2 bermanfaat tipsnya kang.
    njenengan memang oye...

    salam wedus gembel kang.

    Leave a comment:


  • uchuk
    replied
    siipp markosip om. alhamdulilah BR ane selamat ( keburu ketahuan) saat lehernya tergantung di atas sangkar, bila telat 1 or 2 mnt pasti sdh almarhum. padahal ini BR jinek bgt. mungkit saat dia kaget jadi gelabakan hingga keatas sangkar.
    nanya deh om. sangkar BR yg bagus rada sulit barangnya. ada sangkar BR buatan solo ( yg sudah siap pake) ternyata jerujinnya cukup lebar, nah kl gini gimana ngakalinya ya om? kan kita ga bisa milih wong satu produksi. tks

    Leave a comment:


  • saudagarburung
    replied
    maturnuwun mas Bagus, ntar pulang mau ganti alas sangkar dgn triplek tebal.
    soalnya batu apung ne segede gaban.

    Leave a comment:


  • torino
    replied
    mantaf om....
    cek kondisi BR dulu ah.....

    Leave a comment:


  • ary k
    replied
    SOP yang bagus dari OM bagus .. suwun

    Leave a comment:

Working...
X