Announcement

Collapse
No announcement yet.

Branjangan kenapa kau begitu ...

Collapse
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Branjangan kenapa kau begitu ...

    Sekedar bercerita tanpa data dan hanya sekedar asumsi pribadi, maka kalau salah mohon tidak diambil hati

    Dibandingkan dengan penggemar burung kicauan seperti anis merah, dan murai batu atau pentet. Jumlah kicaumania yang memelihara Branjangan relatif tidak banyak. Ada beberapa hal yang menurut saya mempengaruhi :
    1. Harga : bicara harga burung branjangan dengan kualitas baik bisa dikatakan sudah relatif mahal. Apalagi yang sudah mapan atau istimewa. Ngeri saya lihat harga BR sekarang … belum lagi aksi tipu tipu KTP BR
    2. Gak eye catching, malah bagusan kandangnya kecuali branjangan yang sudah mapan berkicau dengan gaya jambul dan gaya ngeleper-ngelepernya. Seringkali kita hanya terhibur dengan tampilan kandang branjangan yang unik, bahkan cenderung mewah untuk burung yang sekilas mirip burung gereja . Beberapa kali saya ke pasar/kios burung bisa menghabiskan waktu 1 jam hanya untuk melihat sangkar indah dengan burung diam di dalamnya ..
    3. Lama Jadinya : dari awal tahun 80-an entah sudah berapa BR bahan yang jadi korban kesalahan saya dalam melakukan treatment pemeliharaan ada yang mati (nuwun ngapuro Gusti) ada yang terlepas, bosan lalu lepas ke alam .. barter dll. Sulit menemukan BR jadi di ombyokan, apalagi BR yang sudah dewasa. Kalaupun rekan mendapatkan burung yang cepat beradaptasi di lingkungan kandang, itu anugrah … … (tips memilih bahan ombyokan banyak diulas di thread rekan2 sebelumnya)
    4. Masa mabung yang lama, umumnya BR mabung ambrol semua bulu .. pada masa ini sangat rentan bagi branjangan untuk mati. 2 BR terakhir saya mati dalam fase ini ketika saya harus bertugas di luar kota dan dirawat oleh bukan pecinta burung (tetangga) hahaha. Lalu ada masa pemulihan .. yang juga memakan waktu tidak sebentar
    5. Gak punya mental tempur, tidak seperti MB, Ciblek, hwa mei yang rela mati demi mempertahankan harga diri dan teritorialnya (cieeeehhh hehehe) … BR sepertiya tidak seperti itu … jika saya perhatikan di perlombaan, mungkin awalnya ada bbrp br yang hinggap di batu .. lalu ngeriwik … tidak lama kemudian ngeleper .. daaan ketika sudah ada yang mulai buka suara yang keras mengintimidasi .. maka tidak jarang BR lain langsung tiarap dan ngumpet seperti para PSK yang melihat satpol PP .. hahaha artinya, hanya dengar suara burung sejenis yang lebih baik bisa membuat nyali br langsung ciut… . Beberapa rekan menyarankan untuk memelihara BR cukup 1 saja … atau kalau mau sekalian yang banyak (diatas 3 ekor) karena jika hanya memelihara 2 ekor .. salah satu akan malas bunyi karena merasa terintimidasi. Namun jika banya .. mungkin yang yang terintimidasi masih merasa ada temannya
    6. Saat ini saya mengalami kesulitan mencari BR dengan tampilan fisik besar yang bagus berbody besar dan berwarna cerah atau menarik. Kalau jambul bisa di treatment .. tapi ukuran dan tampilan warna bulu sepertinya bawaan genetik hehehe .. kalaupun ada … kembali ke point 1. walau bahan sekalipun .. harganya sudah selangit ..



    terlepas dari semua itu rekan rekan .. BR adalah burung idola saya lalu disusul jenis finch. Semua yang saya uraikan diatas akan hilang jika klangenan BR sudah mulai berkicau memuntahkan semua isiannya .

    Buat rekan yang memilih beli jadi … dituntut untuk konsisten dalam perawatannya

    buat rekan yang memilih BR bahan .. nikmati setiap step perkembanganya .. mulai dari burung ngeriwik di dasar sangkar

    step sesekali ngeriwik di batu dan loncat ketika melihat wajah kita yang ganteng kedapatan melihat dia ..… dst nya …

    ada kepuasan tersendiri memelihara burung dari bahan … tapi untuk BR … jika menggunakan skala sabar 1 sd. 10 … maka sabar kita harus diatas 8 hahaha

    just share brader
    PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ADALAH ALAT, YANG MENENTUKAN SUKSES ADALAH TABIAT.

  • #2
    Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

    kalo BR di jogja kayaknya masih ada yg dari jawa , kalo gk salah di daerah pandes ,tapi saya belum pernah kesana (COBA TANYA ANGGOTA KM DARI JOGJA mungkin tau) . katanya dari madiun brnya, tapi harus pintar milih/borong semua

    Comment


    • #3
      Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

      kata om master
      HARUS EXTRA SABAR
      dan kini ane mencobanya, dah 3 blan BR tak rawat blum mau bunyi sama sekali
      tp ane ttp sabar, menunggu BR gacor....
      kalo bner-bner pecinta ya harus rela dan merawatnya sepenuh hati
      hehehehehe. . . .

      Comment


      • #4
        Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

        Sharing yang bermanfaat khususnya perawatan branjangan, kebetulan saya belum pernah memelihara branjangan. Karena pamor BR di daerah saya kurang begitu mendominasi, dan sekedar info di beberapa kios burung mulai banyak stok BR lokal KTP seputaran Medan dengan harga yang relatif murah 30 K up..

        Thanks GEF sent..
        Last edited by dookienookie; 8 August 2014, 12:47 AM.
        sigpic

        Comment


        • #5
          Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

          @ Om Devil : kalau gitu langsung saja saya ke Madiun ya .. karena tanah leluhur saya disana .. hahaha Trims infonya om

          @ Om Budi_pinky : tetap semangat brader ... hehehe ..

          @ Om Dookie : kalau memang seperti itu .. coba dimulai saja om pelihara BR .. pilih yang sudah mulai buka suara .. dan rasakan racunnya meresap ke setiap aliran dan dan persendian nelalui indra pendengaran kita .. hahaha (joke om)
          PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ADALAH ALAT, YANG MENENTUKAN SUKSES ADALAH TABIAT.

          Comment


          • #6
            Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

            ada rencana mau momong BR tapi belum dapat BR yang sreg .... disini jarang ada BR kalu ada yg warna kusam agak gelap katanya BR NTB

            Comment


            • #7
              Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

              kalau sudah gacor .. kenapa gak om .. hehehe
              PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ADALAH ALAT, YANG MENENTUKAN SUKSES ADALAH TABIAT.

              Comment


              • #8
                Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

                suara sakti-nya om indraf dulu top banget................


                kabur ach,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, ,,,,,,,,,,,,,,,,,................................. ............
                tHe rHapsody oF anGel refUsed tO danCe aloNe

                Comment


                • #9
                  Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

                  om indra> mantap

                  Comment


                  • #10
                    Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

                    Branjangan SEKARANG MAKIN MUAAAAAHAALLLLLLLL

                    Comment


                    • #11
                      Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

                      Om saya dapat BR...tidak tau asal muasal BR kira2 April.kmaren...Bodi sedang tapi bunyi yg keluar yang bikin sya kepincut karena bawa suara Greja.... DAPETNYA 400....... cuman sekarang lagi treatment untuk bisa bunyi di tempat rendahan.... burung tidak terlalu jinak.... mohon pencerahan...

                      ---------- Post added at 09:56 AM ---------- Previous post was at 09:48 AM ----------

                      Sekedar tambahan kalo untuk Jatim....katanya yg dari daerah Tubam dan sekitarnya yg lumayan bagus....

                      ---------- Post added at 09:57 AM ---------- Previous post was at 09:56 AM ----------

                      "" tuban"..
                      ^:)^ I LOVE MY FAMILY^:)^

                      Comment


                      • #12
                        Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

                        Masih kurang berani angkat BR, hehehe takut gak sabar hehehehe...

                        Comment


                        • #13
                          Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

                          IMO,
                          Semakin lama melihara BR, semakin legowo menerima keberadaan mereka.
                          Melihara BR itu harus dengan filosofi yg terbalik...dari kebanyakan orang pahami.

                          Dia bukanlah Burang Jagoan kita.
                          Dia hanya Cantrik-nya burung2 jagoan-jagoan kita yg lain, yg punya mental tempur, yg diruwat & ditraining, yg dijagong'i, yg rutin dibawa ke Latber, Latpres, Even Akbar.
                          Dia harus diikhlaskan tidak tampil didepan.
                          Dia harus diperlakukan seperti investasi masa tua.
                          Dia harus diperlakukan seperti para orang tua yang mengasuh perkutut. Ojo di "gasss".
                          Dia harus diikhlaskan dinyek orang sebagai "manuk opo kuwi?, manuk gerejo kok diingu nang kandang apik?".

                          Pada saat dia seolah "ada tapi tiada", dia akan menunjukkan balas jasanya, dgn mengeluarkan rekaman-rekaman mixing yang ada dlm benaknya si BR itu sendiri.
                          Pada saat itu, pengorbanan kita terbayar lunaslah.

                          -------------------
                          Renungan ini hanya berlaku utk para owner BR MH, Ombyokan, BR piyik lolohan.
                          -------------------
                          Sing sabar yooo.....
                          Nyari BR? tilik pola batikan, tilik warna & bentuk paruh, tilik alisnya

                          Comment


                          • #14
                            Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

                            om dawam ...selamat ya .. tinggal treatment untuk mau bunyi dibawah mmg tergantung mental individu burungnya ...
                            burung yang takut orang itu bukan berarti mentalnya jelek loh ... beberapa rekan malah suka burung yang semi giras .. alias tidak terlalu jinak asal tidak nge jeruji .. konon katanya burung yang semi giras suaranya lebih keras ...

                            bukti lain adalah .. burung yang takut dengan manusia bukan berarti dia penakut dengan sejenisnya ... maaf om bukan u menggurui ... maaf banget .. bisa saja saya yang salah


                            untuk treatment penjinakan pada umumnya rekan2 menggunakan treatment sering meletakan sangkar di tempat keramaian .. bahkan saat malam ditaruh di tempat lalu lalang orang ...

                            maaf kalau saya salah ... om Ocand pasti bisa memberikan penjelasan yg lebih aktual ... monggo om Ocand
                            PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ADALAH ALAT, YANG MENENTUKAN SUKSES ADALAH TABIAT.

                            Comment


                            • #15
                              Re: Branjangan kenapa kau begitu ...

                              josss kie ulasan ne om indraf......
                              sigpic 085327089333 (SUKSES DAN LANCAR)

                              Comment

                              Working...
                              X