Announcement

Collapse
No announcement yet.

Perbedaan : Ocehan CJ buat Master & Lomba

Collapse
This is a sticky topic.
X
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Perbedaan : Ocehan CJ buat Master & Lomba

    CJ boleh dikata oleh pada pemain merupakan salah satu syarat untuk master burung kicauan lainnya, dimana trecetannya apabila bisa dibunyikan adalah merupakan materi senjata dilapangan saat dikonteskan. Nahh menurut rekan-2 KM, Bagaimana trecetan yang bagus buat memaster ?

    Melihat perkembangannya di arena pada kenyataannya CJ yang dulu hanya burung Master ternyata dinaiikan pamornya menjadi kelas tersendiri, membawa CJ juga sangat keren ? Dulu ditahun awal dibukanya kelas ini....saya pernah mempunyai CJ dengan nama X-CODE...pernah ditawar 7,5 jt..saat juara 2 di Nganjuk-Jatim....(Juara satunya JENDERAL/Kapas tembak-Juara 3 PETIR (berdampingan)).....tapi sayang pada acara Liga Agro kedua burung tersebut hilang dicuri.

    Mari....Share pengalaman aja, saat itu suaranya persis suara tembakan F16.....ngik...ngik....krek..krek...krek..Tret....tret.... tet...tet....tet (hitungan biasa 5 jari satu dua tiga empat lima ). Nahh apabila anda mendapatkan Suara Kicauan CJ yang seperti ini. Nama anda akan selalu tertulis....meskipun bertempur dengan si Kapas edan.

    Sampai sekarang ini saya masih terus blusukan, belum mendapatkannya ?

  • #2
    Diterusin sharenya :
    saat ini ada CJ.....suaranya persis diatas...tetapi bukan TET...suaranya TIK dengan intonasi rendah semakin naik..jaraknya juga kita hitung biasa 1-5.
    Fisik :
    - Jenis kelamin Cewek N Cantik
    - Liar
    ---------------------
    Pertama diturunkan di Lomba Lokal PUTRA SH CUP kedua....(sayang hujan dan udah tampil tapi kurang ngotot) hasilnya nggak masuk.......kebayakan Kapas Edan yang masuk.

    Comment


    • #3
      om om... kapas tembak ma CJ mahalan mana om? yang udah jadi om...

      hargana brapaan? masing2..
      suara keras mana om?

      Comment


      • #4
        Nice share Om Mac...

        Ocehan manuk CJ, bagi saya (makhlum pemula) ternyata memang nikmat, mengasyikkan dan bikin ketagihan. Crecetannya itu loh; kasar, panjang, dan kadang menghentak tak terduga. Benar nggak Om...???

        Dulu saya pernah punya CJ, tapi tidak gacor dan sangat liar. Karena tidak kunjung nggreceh, yah sudah, akhirnya saya hibahkan ke teman. 1,5 bulan lalu, adik saya di Surabaya mengabarkan ada CJ dijual, tapi harus dibeli satu paket dengan pentet. Harganya: pentet 400K, CJ 200K. Harga mumer, 2 burung gacor total cuma 600K. Adik saya berpromosi, CJ-nya bagus, body gede dan nggreceh. Orangnya lagi butuh duit, makanya 2 burung itu dijual buat sangu lebaran. Dengan senang hati, 2 manuk itu kemudian saya boyong ke Jakarta.

        Eh bener loh Om, ternyata CJ ini benar-benar gacor. Wah, seneng banget; selain bisa untuk master MB saya yang sedang mabung, ocehan CJ ternyata enak banget dinikmati. Apalagi kalau malam begini ada lampu yang dekat sangkarnya belum dimatikan.... Si CJ mbeset-nembak seperti nggak ada capeknya.

        Untuk saat ini, CJ itu cuma saya orientasikan buat masteran dan rumahan saja, belum terpikir diproyeksikan buat latber or lomba. Jadinya, saya malah tambah sayang sama manuk ini.....

        Demikian Om, sekedar share dari saya yang pemula merawat CJ.
        Salam seteguk kopi.....
        sigpicGIBRAN Lukisan Pointilisme : EW Tawantoro - 2009

        Comment


        • #5
          Untuk harga hampir sama Om Rebit......
          Kalau mau cari arahkan ke Kapas Tembak aja....trecetannya melengking-rapat-tajem,....aku aja juga masih mencari jee Om.

          Comment


          • #6
            Originally posted by tawantoro View Post
            Nice share Om Mac...

            Ocehan manuk CJ, bagi saya (makhlum pemula) ternyata memang nikmat, mengasyikkan dan bikin ketagihan. Crecetannya itu loh; kasar, panjang, dan kadang menghentak tak terduga. Benar nggak Om...???

            Dulu saya pernah punya CJ, tapi tidak gacor dan sangat liar. Karena tidak kunjung nggreceh, yah sudah, akhirnya saya hibahkan ke teman. 1,5 bulan lalu, adik saya di Surabaya mengabarkan ada CJ dijual, tapi harus dibeli satu paket dengan pentet. Harganya: pentet 400K, CJ 200K. Harga mumer, 2 burung gacor total cuma 600K. Adik saya berpromosi, CJ-nya bagus, body gede dan nggreceh. Orangnya lagi butuh duit, makanya 2 burung itu dijual buat sangu lebaran. Dengan senang hati, 2 manuk itu kemudian saya boyong ke Jakarta.

            Eh bener loh Om, ternyata CJ ini benar-benar gacor. Wah, seneng banget; selain bisa untuk master MB saya yang sedang mabung, ocehan CJ ternyata enak banget dinikmati. Apalagi kalau malam begini ada lampu yang dekat sangkarnya belum dimatikan.... Si CJ mbeset-nembak seperti nggak ada capeknya.

            Untuk saat ini, CJ itu cuma saya orientasikan buat masteran dan rumahan saja, belum terpikir diproyeksikan buat latber or lomba. Jadinya, saya malah tambah sayang sama manuk ini.....

            Demikian Om, sekedar share dari saya yang pemula merawat CJ.
            Salam seteguk kopi.....

            Betul Om Toro....(3 atau 4 nada dasar udah enak) Angkatan Depan: Ngik Ngik, Tengah: Krek..Krek..krek, cret...cret...cret (suara nyobek kain) Belakang : baru tembakan besetan.

            Kalau diproyeksikan ke Lomba : masih kecampur sama Kapas tembak, jadi nggak lucu....he he. Kalah tajem nanti kena silet.

            Kapan nich suaranya indahnya bisa di Upload disini ? Ditunggu Om. nanti gantian...kalau malam CJ disini udah tidur.

            Comment


            • #7
              ane ada CJ medan/sumatera, pas pagi2 bukanya dengan tembakan (gimana yah ilustrasinya??) terus disusul siulan dan juga ocehan...

              jadi CJ ada :
              1. CJ jawa (bunyinya lebih banyak trecetan/besetan)
              2. CJ Sumatera/medan (bisa ngoceh)
              3. kapas tembak (blm pernah liat he,he)

              terus yang biasa dilombaiin yang CJ mana?

              trims
              sigpic
              ingin beternak burung kicau dan bertani

              Comment


              • #8
                CJ yang udah ditulis diatas Om ....
                Ambil yang Nomor 1 aja OM CJ Jawa yang banyak trecetannya dan besetannya (Buat Master)...kalau buat lomba di tambain Tembakannya....jadi cuman 3/4 nada aja om War02

                Comment


                • #9
                  Originally posted by Mac View Post
                  Betul Om Toro....(3 atau 4 nada dasar udah enak) Angkatan Depan: Ngik Ngik, Tengah: Krek..Krek..krek, cret...cret...cret (suara nyobek kain) Belakang : baru tembakan besetan.

                  Kalau diproyeksikan ke Lomba : masih kecampur sama Kapas tembak, jadi nggak lucu....he he. Kalah tajem nanti kena silet.

                  Kapan nich suaranya indahnya bisa di Upload disini ? Ditunggu Om. nanti gantian...kalau malam CJ disini udah tidur.

                  CJ ini baru 1,5 bulan saya rawat. Itu pun dengan pola minimalis. Saya hanya bisa dengar sedikit ocehannya pagi hari, paling-paling cuma setengah jam sebelum saya berangkat nguli. Praktis kalau siang, saya nggak pernah dengar ocehannya sepanjang hari, kecuali pas lagi libur Sabtu atau Minggu.

                  Saya pulang nguli sekitar jam 9 - 10 malam. Karena punya waktunya kebanyakan malam hari, burung-burung biasa saya rawat dan kasih makan-minum malam itu juga, dengan harapan besok paginya tidak perlu nabyak-nabyak; paling cuma melakukan mandi-jemur sebentar untuk kemudian ditinggal berangkat nguli.

                  Nah, saat merawat burung-burung lain itu, biasanya CJ ikut terbangun dari tidurnya demi mendengar tretekan MB atau toet-toetan pentet. Begitu terbangun, Si CJ biasanya langsung nyerecet, nembak-nembak. Seperti marah karena terganggu kelelapannya. He...he...he... semakin CJ marah, saya semakin senang, karena semakin asyik menikmati "kemarahannya". Kalau sudah begitu, lampu-lampu ruangan di sekitar sangkarnya sekalian saya hidupkan, biar SI CJ gak berhenti "marah-marahnya".

                  Begitulah Om Mac. Saya malah lebih sering dengar ocehan CJ malam hari, bukan siang hari sebagaimana lazimnya. Menurut Om Mac, kebiasaan seperti ini ada pengaruhnya nggak ya buat perkembangan CJ ke depannya?

                  Matursuwun atas pencerahannya....
                  sigpicGIBRAN Lukisan Pointilisme : EW Tawantoro - 2009

                  Comment


                  • #10
                    Ya nggak ada efek sampingannya., tapi kalau lama kelamaan bisa jadi jago kandang lho om.....sekali-2 dibawa atau langsung dilombakan (Bonek pokoknya).....cuman sekarang untuk diorientasikan : CJ burung Rumahan (master) atau CJ burung Lomba....kalau saya milih kedua2nya. sekalian CJnya dapat pengalaman berharga....he..he...he.

                    Ada ciri bakat karakter : CJ yang dalam kondisi sangkar gelap (maksudnya dikerodong) suaranya lebih keras lagi.....beda dengan yang tanpa kerodong. Coba aja CJ Om TORO ditaruh diruangan yang terang, marah-marah tapi dengan kondisi sangkar dikerodong yang samar-samar tembus cahaya) TAMBAH EDAAANN....

                    Comment


                    • #11
                      Originally posted by Mac View Post
                      Ya nggak ada efek sampingannya., tapi kalau lama kelamaan bisa jadi jago kandang lho om.....sekali-2 dibawa atau langsung dilombakan (Bonek pokoknya).....cuman sekarang untuk diorientasikan : CJ burung Rumahan (master) atau CJ burung Lomba....kalau saya milih kedua2nya. sekalian CJnya dapat pengalaman berharga....he..he...he.

                      Ada ciri bakat karakter : CJ yang dalam kondisi sangkar gelap (maksudnya dikerodong) suaranya lebih keras lagi.....beda dengan yang tanpa kerodong. Coba aja CJ Om TORO ditaruh diruangan yang terang, marah-marah tapi dengan kondisi sangkar dikerodong yang samar-samar tembus cahaya) TAMBAH EDAAANN....

                      Wah, ulasan yang menarik nih Om Mac. Bisa dicoba dipraktekkan.
                      Jadi kalau boleh saya rangkum: Jika CJ dikerodong malah nembak-nembak keras (lebih keras bila sangkar tanpa dikerodong), apakah itu berarti CJ-nya berkarakter? Apakah CJ seperti ini potensial untuk CJ lapangan?

                      Kalau jawabannya YA, maka saya patut berbahagia, karena CJ saya ini malah tambah keras suaranya saat dikerodong.

                      Demikian Om Mac. Mohon maaf kalau banyak tanya. Makhlum Om, baru seneng-senengnya menikmati tembakan cenggot.

                      Salam seteguk kopi....
                      sigpicGIBRAN Lukisan Pointilisme : EW Tawantoro - 2009

                      Comment


                      • #12
                        Mari....Share pengalaman aja, saat itu suaranya persis suara tembakan F16.....ngik...ngik....krek..krek...krek..Tret....tret.... tet...tet....tet (hitungan biasa 5 jari satu dua tiga empat lima ). Nahh apabila anda mendapatkan Suara Kicauan CJ yang seperti ini. Nama anda akan selalu tertulis....meskipun bertempur dengan si Kapas edan.

                        Sampai sekarang ini saya masih terus blusukan, belum mendapatkannya ?[/QUOTE]


                        Kok persis sama CJ-ku yah??
                        CJ-ku begini suaranya, B]ngik...ngik....krek..krek...krek..Tret....tret.... dan akhirannya tet...tet....tet (makin lama makin cepat)[/B] cuma sayang lagi ngga keurus, padahal udah banyak yang naksir mau nglamar.. Hehehe..

                        Comment


                        • #13
                          Originally posted by yahya View Post
                          Mari....Share pengalaman aja, saat itu suaranya persis suara tembakan F16.....ngik...ngik....krek..krek...krek..Tret....tret.... tet...tet....tet (hitungan biasa 5 jari satu dua tiga empat lima ). Nahh apabila anda mendapatkan Suara Kicauan CJ yang seperti ini. Nama anda akan selalu tertulis....meskipun bertempur dengan si Kapas edan.

                          Sampai sekarang ini saya masih terus blusukan, belum mendapatkannya ?

                          Kok persis sama CJ-ku yah??
                          CJ-ku begini suaranya, B]ngik...ngik....krek..krek...krek..Tret....tret.... dan akhirannya tet...tet....tet (makin lama makin cepat)[/B] cuma sayang lagi ngga keurus, padahal udah banyak yang naksir mau nglamar.. Hehehe..[/QUOTE]

                          CJ seperti itulah yang seharusnya dicari....buat LOMBA untuk melawan Kapas Edan?

                          Ya itulah Om Yahya....CJ yang semakin tua dan nggak terurus, liar dan kalau kicauannya udah seperti diatas yang ditulis Om Yahya.....tinggal dipoles sesuai feeling Om Yahya.
                          - Bagaimana kalau dibawa pergi ke Arena ? Butuh keramba tidak
                          Dijamin dahh, muncul jagoan CJ baru dari TEGAL ....

                          Comment


                          • #14
                            Originally posted by tawantoro View Post
                            Wah, ulasan yang menarik nih Om Mac. Bisa dicoba dipraktekkan.
                            Jadi kalau boleh saya rangkum: Jika CJ dikerodong malah nembak-nembak keras (lebih keras bila sangkar tanpa dikerodong), apakah itu berarti CJ-nya berkarakter? Apakah CJ seperti ini potensial untuk CJ lapangan?

                            Kalau jawabannya YA, maka saya patut berbahagia, karena CJ saya ini malah tambah keras suaranya saat dikerodong.

                            Demikian Om Mac. Mohon maaf kalau banyak tanya. Makhlum Om, baru seneng-senengnya menikmati tembakan cenggot.

                            Salam seteguk kopi....
                            Yuup. Betul sekali, dikerodong semakin gelap....kalau udah diarena semakin menjadi-jadi (Peka),CJ yang semakin berumur seperti punya Om Toro sudah berkarakter : Ingin Menang.......jadi di Rumah OK dan Dilapangan Bagaimana supaya bisa OK Juga ......beda dengan burung K,MB,AM,AK.....butuh perlakukan khusus.

                            He he he supaya diam diarena bawa sangkar keramba aja.....tanpa air ? mengko lak meneng....biasane maine awan/sore....baru dipindahkan.


                            Itu Om Toro....punya Om Yahya, , malah nggak diurus.

                            Comment


                            • #15
                              Ya itulah Om Yahya....CJ yang semakin tua dan nggak terurus, liar dan kalau kicauannya udah seperti diatas yang ditulis Om Yahya.....tinggal dipoles sesuai feeling Om Yahya.
                              - Bagaimana kalau dibawa pergi ke Arena ? Butuh keramba tidak
                              Dijamin dahh, muncul jagoan CJ baru dari TEGAL ....[/QUOTE]

                              cuma sayangnya cj-ku itu Ce, biasanya kalo CJ CE ada masalah ngga ya kalo ditrak sama yang lain?
                              Di rumah sih kalo ditrak 1 vs 1 sama punya tetangga pasti dia sendirian yang bunyi.

                              Comment

                              Working...
                              X