Announcement

Collapse
No announcement yet.

Strandarisasi dalam Penjurian & Penilaian Lomba

Collapse
This is a sticky topic.
X
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Strandarisasi dalam Penjurian & Penilaian Lomba

    Selama ini di even-even Lomba yang besar maupun kecil sering kita jumpai ketidak puasan dalam penilaian & Penjurian yang dilakukan, nah lewat threat ini mari kita diskusi untuk menyamakan presepsi dalam penilaian & penjurian untuk Lomba yang menuju "Fair play" dan Mensosialisasikannya.

    Ilustrasi :
    1. Nilai untuk Ketajaman / Volume : ........point
    2. Nilai untuk Variasi Lagu : ........point
    3. Nila untuk Gaya : ........point
    4. ......
    5.....
    6.dst

    Maaf sekedar shearing.....kalo postingan ini tidak sesuai bisa di delete aja..

    Silahkan kasi masukan & komentarnya.....dilanjutttt...!!!!
    JAYA KICAU MANIA SLALU

  • #2
    Re: Strandarisasi dalam Penjurian & Penilaian Lomba

    pengen tahu juga om bagaimana kriteria penilaian juri, sehingga kita bisa menilai sendiri burung kita sebelum diturunkan, jadi ga penasaran deh...............
    MARI KITA LESTARIKAN ALAM INI DEMI ANAK, CUCU, CICIT, ..................DST LAH

    Comment


    • #3
      Re: Strandarisasi dalam Penjurian & Penilaian Lomba

      Penjurian Lomba Burung itu adalah normatif... suka nggak suka adalah keputusan dari sang Pengadil (juri)

      biasanya yang di nilai duluan dinilai adalah LAGU
      Lagu : variasi yang dibawakan... ini tergantung kesukaan sang pengadil (Juri)
      yang dipertimbangkan setelah lagu
      pertama adalah Volume
      kedua adalah durasi (gacor/ngerol/menerus) ini juga kesuakaan pengadil
      ketiga adalah gaya
      keempat klo ada penilian adalah fisik

      Fair play juga harus dari kontestan/penggantang/pemandu sorak; klo teriak-teriak minta dipantau, nyebutin nomer gantangan apakah itu fair play?
      hehehe... monggo dilanjut
      Pecas Ndasheee

      Comment


      • #4
        Re: Strandarisasi dalam Penjurian & Penilaian Lomba

        Originally posted by Penthol View Post
        Penjurian Lomba Burung itu adalah normatif... suka nggak suka adalah keputusan dari sang Pengadil (juri)

        biasanya yang di nilai duluan dinilai adalah LAGU
        Lagu : variasi yang dibawakan... ini tergantung kesukaan sang pengadil (Juri)
        yang dipertimbangkan setelah lagu
        pertama adalah Volume
        kedua adalah durasi (gacor/ngerol/menerus) ini juga kesuakaan pengadil
        ketiga adalah gaya
        keempat klo ada penilian adalah fisik

        Fair play juga harus dari kontestan/penggantang/pemandu sorak; klo teriak-teriak minta dipantau, nyebutin nomer gantangan apakah itu fair play?
        hehehe... monggo dilanjut
        Mohon ijin menambahkan pemakaian kandang / sangkar exclusif ( identitas yg punya ) ini juga mempengaruhi penilaian Juri

        Comment


        • #5
          Re: Strandarisasi dalam Penjurian & Penilaian Lomba

          Originally posted by Penthol View Post
          Penjurian Lomba Burung itu adalah normatif... suka nggak suka adalah keputusan dari sang Pengadil (juri)

          biasanya yang di nilai duluan dinilai adalah LAGU
          Lagu : variasi yang dibawakan... ini tergantung kesukaan sang pengadil (Juri)
          yang dipertimbangkan setelah lagu
          pertama adalah Volume
          kedua adalah durasi (gacor/ngerol/menerus) ini juga kesuakaan pengadil
          ketiga adalah gaya
          keempat klo ada penilian adalah fisik

          Fair play juga harus dari kontestan/penggantang/pemandu sorak; klo teriak-teriak minta dipantau, nyebutin nomer gantangan apakah itu fair play?
          hehehe... monggo dilanjut
          Setuju sama om Danang Penthol
          kalau boleh nambahin dan tiap juri punya dasar patokan sendiri-sendiri tentang penilaian burung,, makanya di tiap even lomba ada Koordinator Juri untuk menyatukan perbedaan persepsi dari masing-masing juri....

          setuju jg nih kalau Fair play juga harus dari kontestan/penggantang/pemandu sorak,, Biar Burung yg Bicara
          Originally posted by topan View Post
          Mohon ijin menambahkan pemakaian kandang / sangkar exclusif ( identitas yg punya ) ini juga mempengaruhi penilaian Juri
          kalau boleh nambahin,, emang bener om topan kalo pemakaian kandang/sangkar exclusif dapat jg menunjukkan identitas yg punya (bagi yg hafal dengan kandang/sangkarnya) apakah itu jg fair play?? hehehehe...
          nah yg di lombain kan kontes burung berkicau bukan kontes kandang/sangkar bergelantungan,, hehehehehehe...
          monggo di lanjut....
          Manuk NDESO Rejeki KOTA

          Comment


          • #6
            Re: Strandarisasi dalam Penjurian & Penilaian Lomba

            100% penjurian lomba tidak ada yg fair play....selama saya ikut lomba....tapi kalau 70-80% fair ini ada....namanya juga manusia,...kenalan banyak....kecuali burung anda benar2 mencolok mata istimewa...nah itu baru bener menilai nya..tapi kalau sama rata....yg di angakat yg kenal2 ama juri...itu dah..sifat dasar manusia...ibarat kata anda langganan makan gudeg....anda datang terakhir bilang udah telp ama yg jual...tetap aja di jualin duluan...hehehehehe rahasia umum ini mahhh
            sigpic 085327089333 (SUKSES DAN LANCAR)

            Comment


            • #7
              Re: Strandarisasi dalam Penjurian & Penilaian Lomba

              Originally posted by Misterius-BumenBC View Post
              100% penjurian lomba tidak ada yg fair play....selama saya ikut lomba....tapi kalau 70-80% fair ini ada....namanya juga manusia,...kenalan banyak....kecuali burung anda benar2 mencolok mata istimewa...nah itu baru bener menilai nya..tapi kalau sama rata....yg di angakat yg kenal2 ama juri...itu dah..sifat dasar manusia...ibarat kata anda langganan makan gudeg....anda datang terakhir bilang udah telp ama yg jual...tetap aja di jualin duluan...hehehehehe rahasia umum ini mahhh
              Sejuta...... eh Setuju
              sampai saat ini memang kita harus akui 100% fair play belum ada di dalam lomba burung.
              penjuarian belum 100% memihak ke kicaumania sejati.
              masalah yang "menang" dengan mendapat "bendera" favorit saat inipun paling nggak 80% bisa dianggap pembenaran... tetapi dengan istilah "nilai" 38 ini yang harus dicermati.
              seperti diungkapkan om topan
              Originally posted by topan View Post
              pemakaian kandang / sangkar exclusif ( identitas yg punya ) ini juga mempengaruhi penilaian Juri
              salah satu hal penyebab penilaian juri yang kurang fair dengan menghafal kandang temen/kenalan/kolega walaupun burung yang ada didalamnya kurang kerja/bahkan nyaris hanya buka paruh maka di "nilailah" dengan 38

              tetapi apapun itu selama masih berhadiah yang namanya "duit" maka lomba burung belum ada yang fair play 100%

              back to topic Strandarisasi dalam Penjurian & Penilaian Lomba

              paling utama adalah Variasi Lagu (harus di buat standart penilaian dari setiap EO) dan ini hampir semua EO pasti ada penilaian ini.

              penilaian selanjutnya Volume - Keras/lembut, Durasi kerja - ngedur/ngetem, Panjang-Pendek bawa lagu/kicauannya, Gaya bawain lagu - nabrak/ngeruji/duduk manis di lem kakinya, Fisik burung, dll

              tergantung dari kesukaan juri dalam menilai burung dan juga tergantung dari panitia di EO itu sendiri

              monggo di lanjut
              Pecas Ndasheee

              Comment


              • #8
                Re: Strandarisasi dalam Penjurian & Penilaian Lomba

                mantaff diskusinya....

                Ijin nyimak...
                BTW, dari beberapa kali jadi korlap dan pengamatan dilapanagn masih abanyak Juri yang ikut-ikutan, Klo juri satu bilang A yang bagus...semuanya ngikut...hehehehe
                apalagi klo gak ada nominasi...wah payah deh.. banyak juri yg mempengaruhi...dilapangan sambil lewat sambil bisik bisik... nomor sekian mantaff, pantau nomor sekian... dan hal ini yg berpotensi didengar oleh pnonton.. akhirnya ribut... hehehehehhehe

                sulit mencapai 100% fair play, tapi untuk menuju ke 100 % tetap harus di tempuh.....

                ane demen tuh lomba DUTA KM II di MM kemarin..lapangannya jauh dari penonton, jadi bisa lebih obyektif.... klo bisa mundur 3 meter lagi lebih bagus dan kriteria penialain bisa lebih maksimal...

                Salam
                "Tiada Hari Tanpa Kicauan Burung..."
                sigpic

                Comment


                • #9
                  Re: Strandarisasi dalam Penjurian & Penilaian Lomba

                  Originally posted by arkum2x View Post
                  mantaff diskusinya....

                  Ijin nyimak...
                  BTW, dari beberapa kali jadi korlap dan pengamatan dilapanagn masih abanyak Juri yang ikut-ikutan, Klo juri satu bilang A yang bagus...semuanya ngikut...hehehehe
                  apalagi klo gak ada nominasi...wah payah deh.. banyak juri yg mempengaruhi...dilapangan sambil lewat sambil bisik bisik... nomor sekian mantaff, pantau nomor sekian... dan hal ini yg berpotensi didengar oleh pnonton.. akhirnya ribut... hehehehehhehe

                  sulit mencapai 100% fair play, tapi untuk menuju ke 100 % tetap harus di tempuh.....

                  ane demen tuh lomba DUTA KM II di MM kemarin..lapangannya jauh dari penonton, jadi bisa lebih obyektif.... klo bisa mundur 3 meter lagi lebih bagus dan kriteria penialain bisa lebih maksimal...

                  Salam
                  kadang senioritas juri tersebut om arkum....udah senior suka di panggil kemana2....ya udah yg lain ngikut....ada lagi udah senior versus juri yg bawa peserta <<< perlu di cermati juga...pemakaian juri pada EO itu sangat di butuh kan dalam artian dia bisa mengundang masa tidak <<< nah kalau yg banyak bisa mengundang masa..ya itu dari segi sisi bisnis lomba gak rugi2 amat dah....sedangkan juri yg udah ngoprak2 pelomba....mau gak mau balas hati ah burung si A si B yg aku bawa aku koncer dahh....makanya kadang ada bendera A,B,C yg pisah secara aneh...A sendirian......
                  cuman semua ini yg saya liat tetap NO 1 nya BISNIS.....kecuali berani rugi << ini pun juga susah.....karenaaaa.......MANUSIA nya...itu yg susah.....kalau menurut saya...modus spt itu ya udah wajar lah...gak perlu teriak2 atau gimana....tapi yg wajar2 saja...jangan mencolok banget...kalau mencolok banget...ya lempar batu bata aja...kkkkkkkkkkkkkkkkk

                  ---------- Post added at 07:29 AM ---------- Previous post was at 07:26 AM ----------

                  o ya yg penting kembali ke diri kita pribadi...gimana kita memposisikan diri kita...mau ikutan...atau enggak..atau ada cara lain??? nahhhh....kalau ane mah ikut taktik perang sun ce aja dahhh.....kkkkkkkkkkk
                  sigpic 085327089333 (SUKSES DAN LANCAR)

                  Comment


                  • #10
                    Re: Strandarisasi dalam Penjurian &amp; Penilaian Lomba

                    ijin nyimak ............

                    Comment


                    • #11
                      Re: Strandarisasi dalam Penjurian &amp; Penilaian Lomba

                      wkokwokwo.. kebanyakan sekarang penilaian juri itu melihat orang nya bukan burung nya hahaha sudah bukan rahasia lagi mencolok mata ..!! wkowkow
                      Burung saya langsung di gantung langsung teler sedang kan burung tetangga telat bunyi tapi kok masuk 10 besar sedangkan saya tanya kepada juri kok bisa begitu jawaban juri : "burung kamu itu telat bunyi" itu juri buta ato apa?
                      Kalo fair play itu tidak berteriak? sudah main fair play ga berteriak tetap saja tidak di perhatikan oleh juri.. wkokwo
                      juri sekarang mah UUD cuktaw aj deh

                      Comment


                      • #12
                        Re: Strandarisasi dalam Penjurian &amp; Penilaian Lomba

                        menarik nih...smoga standarisasi bisa terwujud....,,

                        Comment


                        • #13
                          Re: Strandarisasi dalam Penjurian &amp; Penilaian Lomba

                          Pass banget nich ama pengalaman pribadi ane, berikut kronologisnya :
                          Pada even Nasional Liga ROngg*** atau bisa disebut CO*** CUP yang diselenggarakan di bandara Husein Bandung, ane ikut kelas LB 150 dari awal ape' akhir ngekek sering banget sampai 20 kali ada tapi pendek2 (7-10detik) kadang ada panjangnya (10-Up) pada pertengahan lomba LB ane masuk Nominasi (dapat bendera Nominasi yanng disediakan panitia sebanya 10 buah nominasi) pada akhir lomba cuman dapat bendera KONCER B satu buah ( Feelling masuk lima besar)....Dan ternyata setelah selesai Lomba NGAK HABIS DIAKAL LB ane cuman juara 13...????? Dengan perasaan kesel mau protes malu akhirnya ane ambil daftar Penilaian Juri yang dipajang dari hasil JURI pun perhitungan jumlah Ngekek hapir berimbang dengan Juara 1 & 2 kenapa LB ane jauh dari perkiraan...??? ADA APAKAH...?? PENILAIANNYA BAGAIMANA...? mohon pencerahan.....!!!!

                          Comment

                          Working...
                          X