Announcement

Collapse
No announcement yet.

Peraturan Lomba & Standard Penjurian KM Cup VIII 2014

Collapse
This is a sticky topic.
X
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Peraturan Lomba & Standard Penjurian KM Cup VIII 2014

    PERATURAN LOMBA BURUNG BERKICAU
    KICAUMANIA CUP 2014
    Surabaya, 15 Juni 2014


    Demi ketertiban lomba dan agar lomba berjalan dengan lancar Fair Play dan Obyektive, maka Panitia Lomba Burung KICAUMANIA CUP VIII 2014 memutuskan Peraturan LOMBA BURUNG BERKICAU "KICAUMANIA KM VIII CUP 2014" (KM CUP VIII 2014) sebagai berikut :

    1. Peserta dilarang berteriak, menyebut, memanggil, bersiulan dan atau membunyikan peralatan apapun selama lomba berlangsung.
    2. Peserta dilarang berteriak menyebut nomor gantangan dan memanggil nama juri, Korlap atau Panitia yang bertugas.
    3. Peserta dilarang menyebut asal daerah, nama orang (Single Fighter), Bird Club (BC) serta organisasi perburungan lainnya.
    4. Peserta dilarang mengibarkan/mengibaskan kerodong burung atau melambaikan tangan.
    5. Peserta dilarang naik dan atau meloncat pagar pembatas lomba.
    6. Jika peserta melanggar salah satu dari aturan 1 sd 5, maka :
      Jika peserta melanggar salah satu dari aturan 1 sd 5, maka :
      a. Akan diberi peringatan pertama berupa BENDERA PERINGATAN yang berwarna PUTIH.
      b. Burung peserta lomba yang telah mendapatkan bendera PUTIH, maka TIDAK BERHAK MENDAPATKAN BENDERA KONCER A, B, dan C, hanya berhak Juara di luar bendera Koncer A, B dan C.
      c. Dan jika masih mengulang salah satu Point 1 - 5 maka akan diberi BENDERA DIS (DISKUALIFIKASI) yang berwarna HITAM sebagai tanda sangsi DISKUALIFIKASI sehingga tidak diperhitungkan lagi dalam lomba.
    7. Peserta wajib menyerahkan struk yang telah diisi data lengkap pada saat masuk lapangan lomba ke petugas lapangan.
    8. Untuk memperebutkan Bird Club (BC) atau Single Fighter (SF), maka struk dilarang ada coretan sedikitpun, terutama penggantian nama atau alamat. Bila struk ada coretan, maka kami anggap tidak syah. Perhitungan Juara Bird Club (BC) dan Single Fighter (SF) dihitung dari jumlah juara 1 terbanyak dan seterusnya.
    9. Hanya 2 (dua) orang yang diperbolehkan memasuki arena lomba untuk menggantangkan burungnya.
    10. Kami menggunakan sistem BENDERA START, sebagai berikut :
      a. Peserta berkumpul di bawah setiap nomor gantangan masing-masing.
      b. Panitia akan menghitung dimulai dari 1 sampai dengan 10 hitungan.
      c. Peserta yang TIDAK atau BELUM menggantangkan burungnya setelah melewati hitungan ke-10, TIDAK akan diberi BENDERA START yang berwarna PING.
      d. Peserta yang mendapatkan BENDERA START ber HAK mendapatkan KONCER A, B, dan C.
      e. Peserta lomba yang TIDAK mendapatkan BENDERA START, TIDAK BERHAK mendapatkan BENDERA KONCER A, B, dan C dan hanya berhak juara di luar bendera koncer saja.
    11. Apabila gantangan di kelas tertentu tidak penuh, maka peserta lomba boleh memindahkan burungnya ke gantangan lain atas seijin Panitia Lomba KM CUP VIII 2014 yang bertugas di Lapangan.
    12. Peserta dengan alasan apapun DILARANG masuk dalam Lapangan Lomba saat Juri melakukan Penjurian.
    13. Siapapun yang berada di dalam lapangan lomba, DILARANG mengaktikan jenis handphone atau jenis komunikasi lainnya.
    14. Pengurus KM Pusat, KM Jatim, Panitia Lomba KM Cup VIII 2014, Juri/Korlap, Inspektur Pelaksana/Pengawas DILARANG menurunkan burungnya.
    15. Segala resiko akibat bencana alam, kehilangan atau force majeure lainnya, menjadi tanggung jawab peserta sepenuhnya.
    16. Dengan alasan apapun tiket yang sudah dibeli tidak bisa ditukar atau dikembalikan lagi.
    17. Keputusan Juri adalah MULTAK dan TIDAK bisa diganggu gugat.
    18. Peserta yang ikut lomba Burung Berkicau "KM CUP VIII 2014" ini TELAH menyetujui dan taat pada peraturan Lomba "KM CUP VIII 2014".
    19. Peraturan ini dapat berubah dan disesuaikan dengan kondisi di Lapangan Lomba.



    STANDARD PENILAIAN LOMBA KM 2014

    STANDARD PENILAIAN :
    Sistem penilaian didasarkan pada : IRAMA/LAGU, VOLUME/SUARA, GAYA, DURASI/STAMINA. dan FISIK (Prosentase terkecil, apabila ada nilai sama).

    Prosentase terbesar penilaian adalah pada IRAMA/LAGU, disusul kemudian oleh VOLUME/SUARA, GAYA, DURASI/STAMNA dan FISIK menempati urutan terakhir, fisik mempunyai prosentase terkecil dan hanya sebagai pembanding terakhir apabila ada nilai yang sama.
    IRAMA/LAGU, hal utama yang dinilai adalah variasi suara dan speed. Semakin banyak variasi suara, semakin tinggi nilainya. Semakin cepat irama/lagunya, semakin tinggi nilainya.
    VOLUME/SUARA, semakin keras suaranya, semakin tinggi nilainya bila dibandingkan dengan burung yang lain dalam satu kelas tersebut.
    GAYA, juri melihat bagaimana gerak dan olah tubuh si burung, terutama saat membawakan lagu pada setiap jenis burung.
    DURASI/STAMINA adalah berapa lama burung membawakan lagunya tanpa banyak berhenti atau ngetem (diem). Semakin sedikit jumlah ngetem/diem nya maka si burung semakin bagus. Burung yang bagus, bila membawakan lagunya dengan variasi yang banyak, Volume yang keras, durasi atau daya tahan dalam membawakan serta fisiknya yang bagus. Burung akan mendapatkan nilai plus bila mempunyai durasi/stamina yang bagus.
    FISIK, menyangkut keindahan bulu dan kondisi fisiknya (cacat atau tidak), apabila ada dua burung mempunyai nilai sama dalam hal Irama/lagu, volume, gaya/penampilan dan durasi/stamina misalnya, maka apabila salah satu burung kondisi fisik burung tersebut kurang bagus (bulu atau ada cacat fisiknya), maka yang berhak Juara adalah yang mempunyai kondisi bulu yang bagus dan tidak catat, namun apabila tidak ada pembandingnya maka buurng tersebut tetap berhak memperoleh juara.

    Pada lomba KM, tidak melalui babak penyisihan, sistem penilaian LANGSUNG FINAL dengan memberikan nilai 37, 37.5 dan 38 pada kolom yang telah disediakan. Dengan nilai mentok 38, berarti burung telah memenuhi kriteria penilaian sesuai standard penilaian berdasarkan: irama/lagu, volume, gaya, durasi/stamina, dan fisik (sebagai pembanding bila nilai sama) dimana burung ini layak untuk diajukan nominasi juara oleh Juri.

    Murai Batu : Type ngerol nembak (tonjolan) disertai variasi lagu yang banyak, dengan volume yank eras dibandingkan dengan lainnya (bukan ngrayu volume hilang), serta disertai gaya yang bagus dan DURASI yang kuat akan menjadi prioritas.

    Kacer : Type ngerol nembak disertai dengan variasi lagu speed rapat, dengan Volume, Gaya dan Durasi yang MANTAB akan menjadi prioritas. Kacer duduk yang tidak mempunyai irama lagu akan kalah volume dengan burung yang agresif tapi mempunyai Irama Lagu, Volume, dan Durasi Kerja.

    Anis Merah : Point tetap pada acuan Irama lagu, Volume, Gaya dan Durasi kerja. Anis Merah yang teler dengan disertai ngerol nembak dengan diserta variasi lagu yang bagus/banyak akan mempunyai point tinggi, apalagi bila mempunyai teler yang bagus ke kanan ke kiri. Namun teller yang kosong akan mengurangi point. Anis merah yang loncat pada saat bendera bunyi belum terisi penuh, masih berhak mendapatkan, tapi pada saat bendera sudah penuh, atau sdh dinominasi burung loncat tetap mendapatkan nominasi tapi tidak berhak mendapatkan bendera KONCER.

    Lovebird : Pakem tetap pada Irama Lagu, Volume, Gaya dan Durasi Kerja. Untuk mendapatkan nilai Love bird yang bagus adalah yang mempunyai tarikan panjang disertai dengan irama lagunya dan durasi dari awal sampai akhir bukan yang ngetem, juga bukan gacor suara crecet pendek. Frekuensi irama, volume, gaya durasi kerja dari awal sampai akhir menjadi pertimbangan untuk mendapatkan nilai koncer.

    PROSES PENJURIAN SISTEM SOFTWARE NOMINASI KM :
    Penjurian menggunakan SISTEM SOFTWARE NOMINASI (www.softwarelomba.com) sebagai berikut :
    1. Juri mencari burung yang layak juara berdasarkan Penilaian: Irama Lagu/variasi, Volume, Gaya, Durasi & Fisik (% terkecil) dengan melalui proses pemantauan minimal 3-4 kali,dan telah melalui proses penilaian 37, 37.5 dan 38 / nilai mentok.
    2. Juri mengajukan burung-burung yang layak juara, setelah mendapatkan burung yang mempunyai nilai mentok 38 maka akan dimasukan ke software nominasi KM, Juri akan diberikan form nominasi. (Setelah menyerahkan FORM NOMINASI DILARANG MENAMBAHKAN NILAI MENTOK 38 pada REKAP PENILAIAN JURI).
    3. Hasil rangking nominasi akan didapatkan secara otomatis berdasarkan jumlah pengajuan Juri.
    4. Juri melihat hasil rangking nominasi di layar proyektor, dimana yang berhak diajukan ke tahap Koncer Nominasi yang paling utama mempunyai rangking 1 (mentok 6 atau ajuan 6). Apabila tidak didapatkan mentok full juri (6 juri) maka diajukan rangking dibawahnya yaitu rangking 2 (mentok 5 atau ajuan 5) dan atau rangking 3 (mentok 4 atau ajuan 4).
    5. Juri memberikan BENDERA KONCER A, B dan C dari hasil Software Nominasi.
    6. Penentuan Juara Bendera Koncer :
      a. Juara koncer berdasarkan jumlah POINT bendera A, B, dan C dimana point Koncer BENDERA A=100, B=40, dan C=15.
      b. Disamping berdasarkan jumlah Bendera Koncer juga berdasarkan jumlah ajuan juri dan no. gantangan terkecil karena TIDAK ADA TOS.
    7. Juara diluar bendera koncer : diambil dari urutan rangking nominasi secara otomatis dari komputer yang dikategorikan berdasarkan JUMLAH AJUAN JURI (Jumlah nilai mentok 38), dan berdasarkan urutan juara dimulai nomor gantangan terkecil, dan tidak ada penggunaan sistem TOS.
    8. TOS tidak dipakai dalam system ini, apabila mempunyai NILAI SAMA (Bendera Koncer, Jumlah ajuan/Nilai mentok), maka no. gantangan terkecil otomatis berada urutan teratas.
    9. Rekap hasil juara yang dipakai adalah hasil dari komputer, rekap manual tidak digunakan di lomba KM ini. Hal ini untuk menghindari panambahan nilai mentok setelah pemberian bendera koncer.
    10. Data NILAI MENTOK 38 yang SYAH adalah data yang ada di FORM NOMINASI (Bukan form Penjuarian Juri), dimana data ini yang diinput ke komputer software nominasi.


    CONTOH-CONTOH :
    1. Rangking Penentuan Nominasi
    Hasil Rangking Nominasi Komputer, rangking tertinggi belum tentu mendapatkan koncer karena tergantung dari pantauan juri di saat terkakhir si burung masih kondisi bekerja dengan bagus atau tidak saat dibandingkan dengan lainnya.

    Tabel: Hasil Rangking Nominasi Komputer

    2. Penentuan Juara Koncer dan di Luar Koncer

    Tabel: Hasil Rekap Komputer (Setelah Juri memberikan Koncer)

    Contoh Sistem Software Nominasi KM


    CATATAN :
    • Jumlah Pengajuan = Jumlah nilai mentok 38
    • Urutan Juara Koncer berdasarkan Jumlah Nilai Point: A=100, B=50 dan C=15
    • Tidak ada sistem TOS karena menggunakan tiket GOSOK dan dikocok secara transparant, Urutan Juara diluar Bendera Koncer adalah menggunakan nomor gantangan terkecil terlebih dahulu, dan berdasarkan sesuai dengan Jumlah ajuan (JUMLAH MENTOK 38) seperti di atas.
    • Contoh di atas: Ajuan 6 ada 2 burung sehingga urutan juaranya dimulai dari 14 terus 24. Dibawahnya ajuan 3 burung sehingga urutan juaranya adalah 21, 37 dan 64, dan seterusnya.




    Surabaya, 15 Juni 2014



    Team Lomba KM CUP VIII 2014
    Last edited by Ari SN; 10 June 2014, 09:20 AM.
    sigpic
    Salam dan Sukses Selalu Untuk Kita Semua

  • #2
    Re: Peraturan Lomba & Standard Penjurian KM Cup VIII 2014

    Mantabbb... sukses buat KM.....

    loveufull:

    Comment

    Working...
    X